Pendekatan instruktur dalam menyampaikan materi, caranya menyentuh hati, dan kemampuan beliau mengapresiasi karya anak-anak Jingga mengagumkan. Satu persatu hasil karya mereka dibacakan di depan kelas dan terekamlah beberapa hal yang luar biasa tentang kondisi ekonomi, keluarga, dan hapan juga cita-cita.
Siswa kami memang berasal dari masyarakat ekonomi menengah bawah. Bahkan, beberapa di antaranya merupakan korban dari ketidakharmonisan keluarga. latar belakang yang khas ini terlihat jelas dari tulisan yang mereka buat. Namun demikian, kami mencoba mencari daya ungkit agar percaya diri, mitifasi, dan harapan anak-anak ini mewujud menjadi nyata.
Semoga rancangan program lifeskill kelompok penulis kreaif dapat dijalankan dengan baik hingga kemampuan berkomunikasi dan percaya diri juga wawasan mereka berkembang. Aamiin ya Rabb :)
Berikut ini sebagian dari rekaman gambar kegiatan anak-anak ketika mengikuti pelatihan menulis:
| Suasana "Pembuka Hati" menyatukan kebutuhan siswa untuk berekspresei dengan program menulis kreatif. |
| Siswa asyik menuliskan pikirannya dengan bebas. |
| Satu Persatu hasil karya anak-anak dibacakan Mas Sakti. |
| Berfoto bersama seusai menulis kreatif. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar